Tujuh Belas Juli

Sebagai anak perempuan, dulu saya merasa kurang dimengerti olehnya. Ternyata saya baru semakin sadar setelah kepergiannya, bahwa sejatinya beliau banyak menampung dan menyembunyikan kesusahan demi melindungi anak perempuannya agar jangan terluka.

Saya sangat telat menyadarinya. Saya merindukan pertemuan dengannya untuk menyampaikan maaf secara langsung, mengakui begitu banyaknya kesalahan dan kekurangan saya sebagai anak dan sedemikian sedikitnya kebaikan dan bakti yang sempat terberi, juga menyampaikan kesyukuran telah dilahirkan sebagai anaknya.

Prolog

Aku memanggilnya Aba (bukan Abah ya). Lelaki yang merupakan cinta pertamaku ini telah menjadi orang tua tunggal sejak usiaku 4 tahun dan adikku, Haris, 11 bulan. Allah menakdirkan mengambil kembali Mama kami pada usianya yang masih muda, 29 tahun. Aba tentu terpukul hingga kuingat beliau pingsan berkali-kali di hari ia menjadi duda. Saat itu kami berdomisili di Karawang, Jawa Barat.

Publikasi Buku Solo Perdana

Setelah membahas tujuan penulisan dan konsep buku solo perdana saya, kini kita masuk ke bagian rencana publikasinya. Di bawah ini adalah penjabaran poin-poin terkait publikasi buku solo perdana saya.

Konsep Buku Solo Perdana

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas tujuan penulisan buku solo perdana saya. Kali ini akan saya coba uraikan mengenainya konsepnya, meliputi judul, jenis, tujuan, visi, misi, konten, desain, dan sasaran buku. Berikut ini adalah konsep awalan yang dapat berubah seiring proses penyusunannya.

Buku Solo Perdana

Setelah tiga kali terlibat dalam penulisan buku antologi, kini tiba kesempatan untuk berkarya dalam buku solo. Tema yang diangkat adalah renungan dan motivasi senada dengan niche blog ini. Merenung dan memotivasi soal apa ya? Sebagai manusia, saya memiliki beberapa peran dan amanah. Sebagai anak, kakak, cucu, istri, ibu, tante, pengurus organisasi, anggota masyarakat, tetangga, anggota dharma wanita, dan lain-lain. Maka, saya akan memilih salah satunya sebagai topik buku solo perdana ini.

Ingin Kusampaikan Padamu

Sekian waktu kita lalui bersama sosok penuh makna itu. Kian banyak memori terlahir bersama sang ayah. Akan tetapi, ada hal-hal yang belum sempat tersampaikan meski ingin sekali kita katakan kepadanya. Entah rasa canggung yang menyelimuti. Entah waktu perpisahan yang begitu cepat dan datang dengan tiba-tiba. Entah kita yang sibuk bertumbuh dewasa, hingga tak sadar beliau pun semakin menua. Tak sadar bahwa tak selamanya lelaki kuat itu akan hidup. Terlupa bahwa masa kebersamaan terus berlari ke penghujungnya.

Momen Berkesan Bersama Ayah

Arti ayah dalam hidup seorang anak merupakan hasil mozaik dari berbagai momen bersama yang beliau ukir. Momen-momen berkesan yang akhirnya akan terkenang selama sisa hidup sang anak dan mengilhami setiap langkahnya. Pada tulisan sebelumnya, kita telah menyimak arti ayah bagi anak dari ketiga narasumber yang penuh dengan inspirasi positif, kita jadi penasaran momen-momen apa yang paling berkesan bersama ayah mereka. Kebersamaan seperti apa yang dihabiskan bersama sang Ayah hingga membuat kesan penuh makna dalam diri anaknya.

Arti Ayah

Meski tak mengandung, melahirkan, dan menyusui seperti Ibu, Ayah juga punya cinta tak berujung kepada anaknya. Beliau yang berusaha keras agar anaknya tercukupi segala kebutuhannya. Yang dalam lelahnya tetap tersenyum mendekap kesayangannya. Ia rela memangkas kesenangannya demi kebahagiaan sang buah hati. Ayah juga ikut terluka ketika melihat anaknya bersedih. Meski dalam diamnya, lelaki tangguh itu selalu mengawasi dan mendoakan kebaikan untuk anaknya.

8 Langkah Mudah Memulai #belajarzerowaste (bagian 2)

Bagaimana, cukup mudah ya empat langkah awal memulai #belajarzerowaste? Simak, empat langkah selanjutnya berikut ini.
5.        Bawa Sendok, Garpu, dan Sumpit
sumber gambar: tokopedia.com
Ini jadi paketan sama botol minum, sedotan, dan wadah makanan yang kita bawa, supaya tidak menggunakan peralatan makan sekali pakai berbahan plastik. Terbayang ribet ya? Padahal kalau sudah dijalani ternyata mudah dan membahagiakan hati lho. Tentu kita tak harus beli yang lucu-lucu seperti di ilustrasi. Bawa saja yang ada di rumah dan manfaatkan kantung atau pouch yang ada.

8 Langkah Mudah Memulai #belajarzerowaste (bagian 1)

Sudah sampaikah kepadamu kabar bahwa berdasarkan data The Wall Street Journal, Indonesia menempati peringkat ke-dua dari 192 negara yang mencemari laut dengan sampah? Beberapa hari lalu kita kembali diingatkan dengan kematian seekor paus sperma di Perairan Pulau Kapota, Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Di dalam perut paus tersebut terdapat hampir 6 kilogram sampah plastik dan sandal jepit. Baca berita lengkapnya di sini.