Aku memanggilnya Aba (bukan Abah ya). Lelaki yang merupakan
cinta pertamaku ini telah menjadi orang tua tunggal sejak usiaku 4 tahun dan
adikku, Haris, 11 bulan. Allah menakdirkan mengambil kembali Mama kami pada
usianya yang masih muda, 29 tahun. Aba tentu terpukul hingga kuingat beliau
pingsan berkali-kali di hari ia menjadi duda. Saat itu kami berdomisili di
Karawang, Jawa Barat.
Tampilkan postingan dengan label Buku Solo Perdana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Solo Perdana. Tampilkan semua postingan
Buku Solo Perdana
Setelah tiga kali terlibat dalam penulisan buku antologi, kini tiba kesempatan untuk berkarya dalam buku solo. Tema yang diangkat adalah renungan dan motivasi senada dengan niche blog ini. Merenung dan memotivasi soal apa ya? Sebagai manusia, saya memiliki beberapa peran dan amanah. Sebagai anak, kakak, cucu, istri, ibu, tante, pengurus organisasi, anggota masyarakat, tetangga, anggota dharma wanita, dan lain-lain. Maka, saya akan memilih salah satunya sebagai topik buku solo perdana ini.
Langganan:
Postingan (Atom)


