Tampilkan postingan dengan label Buku Solo Perdana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Solo Perdana. Tampilkan semua postingan

Prolog

Aku memanggilnya Aba (bukan Abah ya). Lelaki yang merupakan cinta pertamaku ini telah menjadi orang tua tunggal sejak usiaku 4 tahun dan adikku, Haris, 11 bulan. Allah menakdirkan mengambil kembali Mama kami pada usianya yang masih muda, 29 tahun. Aba tentu terpukul hingga kuingat beliau pingsan berkali-kali di hari ia menjadi duda. Saat itu kami berdomisili di Karawang, Jawa Barat.

Publikasi Buku Solo Perdana

Setelah membahas tujuan penulisan dan konsep buku solo perdana saya, kini kita masuk ke bagian rencana publikasinya. Di bawah ini adalah penjabaran poin-poin terkait publikasi buku solo perdana saya.

Konsep Buku Solo Perdana

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas tujuan penulisan buku solo perdana saya. Kali ini akan saya coba uraikan mengenainya konsepnya, meliputi judul, jenis, tujuan, visi, misi, konten, desain, dan sasaran buku. Berikut ini adalah konsep awalan yang dapat berubah seiring proses penyusunannya.

Buku Solo Perdana

Setelah tiga kali terlibat dalam penulisan buku antologi, kini tiba kesempatan untuk berkarya dalam buku solo. Tema yang diangkat adalah renungan dan motivasi senada dengan niche blog ini. Merenung dan memotivasi soal apa ya? Sebagai manusia, saya memiliki beberapa peran dan amanah. Sebagai anak, kakak, cucu, istri, ibu, tante, pengurus organisasi, anggota masyarakat, tetangga, anggota dharma wanita, dan lain-lain. Maka, saya akan memilih salah satunya sebagai topik buku solo perdana ini.